Tampilkan postingan dengan label barack obama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label barack obama. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juni 2008

McCain Tantang Barack Obama Bermain Catur

Perang kata-kata antara Senator John McCain (Republik) dan Senator Barack Obama (Demokrat) sudah dimulai. Malah, John McCain menantang Obama bermain catur sebelum pemilu dimulai untuk membuktikan siapa kandidat terbaik yang patut duduk di kursi Presiden Amerika Serikat.

Rabu (10/6/00 8) lalu, kabarnya McCain menantang Obama secara terbuka.

“Saya kesal melihat kriteria siapa kandidat paling populer untuk memenangkan pemilu kali ini. Ada beberapa kriteria utama yang lebih penting ketimbang popularitas untuk jabatan presiden berikutnya. Sebagai bekas Komandan Angkatan Bersenjata, presiden kita seharusnya menunjukkan keahlian taktis dan pengambil keputusan yang cerdas,” ujar McCain.

“Jika Senator Obama setuju, kami akan bermain dalam tujuh partai untuk menunjukkan ke publik siapa yang sebenarnya layak duduk di bangku presiden tahun 2009,” kata McCain seperti dikutip The Real Internet News.

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui bagaimana reaksi Obama sejauh ini. (RTIN/SM)

Selasa, 03 Juni 2008

Barack Obama Menang

Di tengah kerumunan massa pendukungnya, Senator Barack Obama dari negara bagian Illionis, mengklaim telah memenangkan nominasi calon presiden dari Partai Demokrat, Selasa (3/6/2008) malam waktu setempat.

Dengan demikian, hal ini menjadi sebuah sejarah baru Amerika Serikat (AS). Barack Obama kini menjadi seorang calon presiden AS berkulit hitam. Inilah langkah kuda jenial dari Obama.

"Amerika, sekarang giliran kita," seru Senator berusia 46 tahun ini. "Ini saatnya bagi kita. Waktu untuk merubah kebijakan (keliru) di masa lalu," kata Obama yang pernah tinggal di Indonesia.

Obama menenangkan nominasi setelah pertarungan maraton selama 17 bulan dalam pemilihan calon presiden Partai Demokrat.

Menurut penghitungan kantor berita Associated Press, para kandidat baru bisa memastikan kemenangan di pemilihan awal bila kandidat memperoleh 2.118 suara delegasi. Dan, Obama sudah memperoleh 2.154 suara delegasi.

"Ini seperti sebuah permainan catur," kata Mark Grebner, seorang konsultan politik dari Practical Political Consulting Inc.

"Posisi Obama sudah unggul sejak bulan lalu," ujar Grebner. "Dan sejak saat itu persaingan itu jadi membosankan."

Kini, Obama tinggal mengerahkan seluruh energinya melawan calon presiden dari Partai Republik, Senator Jhon McCain (71) dari Arizona.

Selamat, Barack Obama....(SN/SM)