Tampilkan postingan dengan label asal-usul catur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label asal-usul catur. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Juni 2008

Pertahanan India

Oleh: Viswanathan Anand )*

Dari mana asal-usul permainan catur? Bagi banyak pecatur di level tinggi, ini tak hanya sebuah pertanyaan sejarah –namun terkait erat dengan soal kepemilikan, dominasi. Kita kehilangan kesadaran universal tentang asal-usul permainan 64 petak hitam-putih seperti halnya saat setiap gerakan yang kita lakukan membuat perubahan bagi dunia. Maka, sangat gampang bagi bangsa Rusia untuk mengklaim sejarah catur dimulai saat mereka mulai memainkannya.



Pada tahun 1991, saat saya mengikuti turnamen internasional untuk kali pertama, di Reggio Emilia, Italia utara, seorang Grand Master (GM) Rusia menyatakan saya lebih cocok menjadi pecatur di kedai kopi karena saya tak mendapat pendidikan di sekolah catur Rusia. Saat itu Rusia memang tengah mendominasi permainan catur dunia. Dengan arogansi khas anak muda –-saat itu saya berumur 21 tahun-- saya membela diri, “Tetapi bukankah kami di India yang menemukan catur pertama kali? Lantas kenapa jalan yang saya tempuh sekarang tak bisa membuat saya menjadi pecatur terbaik dunia?”

Saya membutuhkan waktu 17 tahun untuk sampai ke jalan itu, dan sepanjang itu pula saya sudah terlibat ratusan percakapan tentang asal-usul catur –-baik dengan pemain, penggemar, petugas turnamen, supir taksi, tukang cukur dan banyak orang lainnya yang kebetulan duduk di sebelah saya dalam sebuah pesawat. Saya mendengar berbagai klaim tentang asal-usul catur. Klaim itu datang dari Rusia, China, Ukraina, negara Arab, Iran, Turki, Spanyol dan Yunani. Menurut saya, olahraga ini memang selalu diklaim oleh setiap orang yang bermain catur. Tetapi pertanyaan tentang asal-usul catur sebenarnya amat mudah dijawab: catur berasal dari India.

Klaim ini tidak berlandaskan pada faktor dominasi –meski sekolah di India kini menghasilkan banyak pemain berkualitas tingi, termasuk (ehem) pecatur nomer satu dunia. Beberapa referensi tertua tentang catur memang bisa terdapat dalam naskah kuno India. Dalam epik Ramayana (menurut beberapa sumber, kisah ini sudah dituturkan secara lisan antara 750-500 Sebelum Masehi/SM) diceritakan, raja raksasa Rahwana menantang istrinya, Mandodari, dalam permainan catur. Berkat kecerdasannya, Mandodari berhasil mengalahkan suaminya. Nenek saya menuturkan kisah ini saat saya mulai bermain catur pada usia 6 tahun. Permainan catur juga digambarkan Asthastra (abad 3 SM), sebuah naskah politik tertua. Penulisnya, Chaknaya, mengambarkan catur sebagai sebuah permainan strategi perang, dengan nama chaturanga, serta dimainkan dalam papan segi empat yang terdiri dari 8 x 8 bidak. Barangkali permainan ini merupakan permainan perang virtual pertama dunia.

Saya percaya catur menyebar luas ke Barat dari India melalui wilayah yang sekarang disebut Afghanistan lalu ke Persia, pada era Kekaisaran Sassanid, --seorang raja India yang suka mengirim papan catur sebagai hadiah ke koleganya di Persia. Di kerajaan Ctesiphon, permainan ini disebut chatrang. Penduduk Arab lalu mulai memainkannya (mereka menyebutnya shatrani) saat permainan ini tiba pada abad ke 6 Masehi. Permainan ini lalu menyebar ke Afrika. Mereka juga memperkenalkan permainan ini ke Eropa saat suku Moor melintas Selat Mediteran menuju Semenanjung Iberia. Permainan ini langsung populer di kaum Mooris, Spanyol. Permainan ini biasanya dimainkan di pinggir jalan –sebuah kebiasaan yang hingga sekarang bisa ditemui di seluruh sudut dunia.

Iberia mengalami perubahan drastis setelah abad 15, saat kekuatan Katolik yang dipimpin Ratu Isabella I menyerbu –dan, permainan catur juga berubah. Di atas papan, Ratu jadi bidak terpenting. Uskup umat Katolik (bishop)/patih merubah simbol unta dan tempatnya berada di samping Raja dan Ratu. Pada permainan catur modern aturan permainan itu kemudian ditetapkan pada era Ratu Isabella. Pada masa itu, pecatur Spanyol Luis RamIrz Lucena menulis buku pertama tentang teori catur. Posisi Lucena sampai sekarang dikenal sebagai posisi benteng di sudut papan yang mengawal langkah akhir pion.

Ironisnya, Rusia adalah negara terakhir di Dunia Lama yang mengenal permainan catur, yang masuk melalui rute perdagangan sungai Volga. Permainan ini makin populer pada masa Peter Agung. Tapi perkenalan negara ini paling belakangan dengan catur tak menghentikan langkah Rusia untuk menjadi kekuatan super power dalam permainan ini. Dominasi Rusia itu berlangsung terus sampai tahun 2000, saat seorang pecatur India akhirnya berhasil menyabet gelar juara dunia catur dan mengembalikan supremasi catur ke negara kelahiran catur itu sendiri.

Saya pikir puncak pencapaian karir saya memang mencerminkan perjalanan panjang sejarah catur. Saya mulai belajar catur di India, lalu ke Spanyol sehingga saya bisa mengikuti sirkuit turnamen Eropa, dan memenangkan gelar juara dunia pertama saya di Iran. Sangat menyenangkan saat tempat tinggal anda dalam sejarah catur memiliki sesuatu yang khusus dalam sebuah potret besar permainan bernama catur ini.
)* Viswanathan Anand, 39 tahun, adalah Grand Master asal India yang sekarang menjadi juara dunia catur.

****

Kamis, 12 Juni 2008

Lukas Podolski: “Sepakbola Seperti Catur”

Striker Bayern Muenchen kelahiran Polandia, Lukas Podolski (23), barangkali orang yang dingin. Setelah mencetak gol ketiganya untuk Jerman saat melawan Kroasia dini hari tadi, Pololski tak merayakan secara berlebihan.

Soalnya, gol yang ia cetak di babak kedua tak mampu mengangkat kinerja Jerman. Jerman tetap kalah 1-2 dari Kroasia dalam penyisihan Euro 200. Ini merupakan kekalahan pertama Jerman setelah sebelumnya tim Panzer ini mencukur Polandia 2-0.

Kekalahan ini barangkali persis seperti pendapat Podolski tentang sepakbola. Seperti dikutip harian Jerman, Der Spiegel, Podolski menyebut sepakbola seperti permainan catur.

Fussball ist wie Schach, nur ohne Würfel (Sepakbola seperti permainan catur, tapi tanpa kematian),” ujarnya.

Kalimat itu memang bukan milik Podolski sepenuhnya. Ia memang mengutip ucapan dari sang jenius, Dadaist.

Es gibt nur eine Möglichkeit: Sieg, Niederlage oder Unentschieden,” lanjut Podolski. Artinya, hanya ada satu kemungkinan: menang, kalah atau draw.

Dini hari tadi, giliran Jerman yang menelan kekalahan pertama di Piala Euro 2008. Barangkali ini merupakan sebuah kesadaran sekaligus ironi pahit dari seorang Lukas Podolski... (DS/SM)

****

Rabu, 11 Juni 2008

McCain Tantang Barack Obama Bermain Catur

Perang kata-kata antara Senator John McCain (Republik) dan Senator Barack Obama (Demokrat) sudah dimulai. Malah, John McCain menantang Obama bermain catur sebelum pemilu dimulai untuk membuktikan siapa kandidat terbaik yang patut duduk di kursi Presiden Amerika Serikat.

Rabu (10/6/00 8) lalu, kabarnya McCain menantang Obama secara terbuka.

“Saya kesal melihat kriteria siapa kandidat paling populer untuk memenangkan pemilu kali ini. Ada beberapa kriteria utama yang lebih penting ketimbang popularitas untuk jabatan presiden berikutnya. Sebagai bekas Komandan Angkatan Bersenjata, presiden kita seharusnya menunjukkan keahlian taktis dan pengambil keputusan yang cerdas,” ujar McCain.

“Jika Senator Obama setuju, kami akan bermain dalam tujuh partai untuk menunjukkan ke publik siapa yang sebenarnya layak duduk di bangku presiden tahun 2009,” kata McCain seperti dikutip The Real Internet News.

Sampai berita ini diturunkan, belum diketahui bagaimana reaksi Obama sejauh ini. (RTIN/SM)

Minggu, 08 Juni 2008

Mematikan Lawan dalam 3 Langkah (4)


Giliran putih memulai penyerangan. Dalam tempo tiga langkah, Raja hitam bakal mengalami skak-mat.

Silahkan memecahkan persoalan. Jawaban akan diberikan pekan depan.
Pengasuh in chess we trust


Minggu, 01 Juni 2008

Jawaban Teka-Teki (3)

Berikut jawaban teka-teki (3) cara membunuh lawan dalam tiga langkah:
1. ..... Qf2-g1+
2. Re1xg1 Nh3-f2+
3. Kh1-g2 Bc8-h3#!

Keterangan Notasi
K: King/raja
Q: Queen/Ratu
N: kNights/Kuda
B: Bishop/Patih/Gajah
R: Rooks/Benteng
p: pawn/pion

Terimakasih.

pengasuh
in chess we trust

Minggu, 18 Mei 2008

Teka-Teki: Cara Cepat Membunuh Lawan (3)


Dari data dan surat yang masuk, nampak banyak pembaca blog ini yang menantikan teka-teki baru tentang cara membunuh lawan.

Kali ini kendali penyerangan ada pada hitam. Pembaca dipersilahkan memberikan jawaban untuk menghabisi Raja putih dalam tiga langkah.

Terima kasih.

Pengasuh
inchesswetrust

Jawaban Teka-Teki (3)

Senin, 05 Mei 2008

Wesley So (14), GM Termuda Asia Tenggara

Agaknya tak banyak yang tahu siapa pecatur asal Filipina yang membuat Grand Master (GM) asal Indonesia, Susanto Megaranto (21), kelimpungan di Japfa Chess Festival, di Gedung Pyramid, Senayan, bulan April lalu.

Ya, dalam pertandingan enam babak itu, Susanto kalah 2-4 oleh So. Bahkan pada tiga babak pertama Susanto kalah berturut-turut 0-3 oleh GM Wesley So.

GM Wesley So memang nama baru di dunia catur. Publik Indonesia mungkin lebih mengenal GM Eugenee Torres asal Filipina. Benar, Wesley So baru membuat debut akhir tahun lalu.

Bocah ajaib kelahiran 9 Oktober 1993 ini memang memperoleh norma GM terakhirnya tanggal 7 Desember 2007. Ini menempatkan nama Wesley So dalam urutan 7 pecatur termuda dunia yang memperoleh gelar GM-nya sebelum ulang tahun ke 15.

Daftar Pemain Peraih GM Termuda Dunia:
1. Sergey Karjakin (Ukraina): 12 tahun 7 bulan
2. Parimarjan Negi (India): 13 tahun 4 bulan 22 hari
3. Magnus Carlsen (Norwegia): 13 tahun 4 bulan 27 hari
4. Bu Xiangzhi (China): 13 tahun 10 bulan 13 hari
5. Teimour Radjabov (Azerbaijan) 14 tahun 14 hari
6. Ruslan Ponomariov (Ukraina) 14 tahun 17 hari
7. Wesley So (Filipina): 14 tahun 1 bulan 28 hari
8. Etienne Bacrot (Prancis): 14 tahun 2 bulan
9. Maxime Vachier-Lagrave (Prancis): 14 tahun 4 bulan
10. Péter Lékó (Hungaria): 14 tahun 4 bulan 22 hari
11. Yuriy Kuzubov (Ukraina): 14 tahun 7 bulan 12 hari
12. Nguyen Ngoc Truong Son (Vietnam) 14 tahun 10 bulan
12. Fabiano Caruana (Italia) 14 tahun 11 bulan 10 hari

Wesley So menancapkan kukunya di percaturan dunia saat mengalahkan 131 pecatur dari 25 negara di Kejuaraan Catur Dubai Terbuka, 5-15 April 2008. Ia menyelesaikan 9 partai dengan poin 7. Setelah itu Wesley juga kemudian meraih juara serupa di turnamen Sheikh Rashed Bin Hamdan Al Maktoum Cup.

Kebetulan, saat mengikuti dua turnamen itu Wesley tengah menikmati libur musim panas di sekolahnya selama dua bulan. Bagi teman-teman sebanyanya di Filipina, libur musim panas adalah saat bergembira. Anak-anak Filipina biasa menghabiskan waktu libur dengan berenang atau bermain basket.

Namun tidak demikian bagi GM Wesley So (2.540). Sejumlah jadwal pertandingan sudah menumpuk di depan mata. Tak terkecuali jadwal dwi tarungnya dengan salah satu pecatur terkuat Indonesia, GM Susanto Megaranto (2.561).

Dalam sebuah wawancara dengan koran lokal di Dubai, Wesley So menyatakan kegembiraannya bisa menyabet gelar GM. Tapi setelah gelar itu tercapai, Wesley kini memiliki satu tujuan baru: meraih gelar Super-GM.

Berikut tiga babak dwi tarung pertama antara GM Wesley So dan GM Susanto Megaranto di Japfa Chess 2008.

Wesley So (2540) – Susanto Megaranto (2561)
JAPFA Chess Festival 2008 Match Game 1 Jakarta, Indonesia (1), tanggal 17.04.2008
1.e4 c6 2.d4 d5 3.Nc3 dxe4 4.Nxe4 Bf5 5.Ng3 Bg6 6.h4 h6 7.Nf3 Nd7 8.h5 Bh7 9.Bd3 Bxd3 10.Qxd3 e6 11.Bf4 Qa5+ 12.Bd2 Qc7 13.0-0-0 Ngf6 14.Ne4 0-0-0 15.g3 Nxe4 16.Qxe4 Nf6 17.Qe2 Bd6 18.c4 c5 19.Bc3 cxd4 20.Nxd4 a6 21.Kb1 Rd7 22.Rc1 Qc5 23.Nb3 Qf5+ 24.Rc2 Bc7 25.Bxf6 gxf6 26.c5 Rd5 27.c6 b5 28.Qe3 Kd8 29.Qa7 Re8 30.Nc5 a5 31.Na6 Qe5 32.Rhc1 Qd6 33.Qa8+ Ke7 34.Qb7 Kd8 35.Rc5 Rxc5 36.Rxc5 f5 37.Rc2 Rg8 38.Nxc7 1-0.

Susanto Megaranto (2561) - Wesley So (2540)
JAPFA Chess Festival 2008 Match Game 2 Jakarta, Indonesia (2), tanggal 18.04.2008
1.e4 c5 2.Nf3 Nc6 3.Bb5 e6 4.0-0 Nge7 5.Re1 Nd4 6.Nxd4 cxd4 7.d3 a6 8.Ba4 Nc6 9.Bf4 Be7 10.Nd2 0-0 11.Bxc6 bxc6 12.e5 c5 13.Qg4 Kh8 14.Ne4 Bb7 15.Qh5 Qb6 16.b3 f6 17.f3 Bd5 18.exf6 gxf6 19.Ng3 Rg8 20.Nf5 Bf8 21.Qf7 Qd8 22.Kh1 Bc6 23.Ng3 Rg6 24.Ne4 e5 25.Bg3 Qe7 26.Qxe7 Bxe7 27.Bh4 Rag8 28.g4 Kg7 29.Bg3 Kf7 30.Rg1 R6g7 31.Raf1 d6 32.Rf2 h5 33.Kg2 hxg4 34.fxg4 Rxg4 35.Kf3 f5 36.Ke2 Ke6 0-1.

Wesley So (2540) – Susanto Megaranto (2561)
JAPFA Chess Festival 2008 Match Game 3 Jakarta, Indonisia (3), tanggal 18.04.2008
1.e4 d5 2.exd5 Qxd5 3.Nc3 Qa5 4.d4 c6 5.Nf3 Nf6 6.Bc4 Bf5 7.Bd2 e6 8.Nd5 Qd8 9.Nxf6+ gxf6 10.c3 Nd7 11.Nh4 Bg6 12.Qf3 Qc7 13.0-0 Bd6 14.g3 0-0-0 15.a4 f5 16.a5 a6 17.Rfe1 Nf6 18.Bg5 Be7 19.Ng2 Ne4 20.Bxe7 Qxe7 21.Nf4 e5 22.dxe5 Rd2 23.Re2 Rhd8 24.h4 h5 25.e6 Rxe2 26.Bxe2 Qf6 27.exf7 Bxf7 28.Qe3 Re8 29.Qa7 Rg8 30.Kh2 Rd8 31.Bd3 Nd2 32.Rd1 Ne4 33.Re1 Bd5 34.Re2 Qf7 35.f3 Nd6 36.Nxd5 Qxd5 37.Qe3 Qxa5 38.Qe5 Qxe5 39.Rxe5 b5 40.b4 Rf8 41.Re7 Rh8 42.Kg2 Rh6 43.Kf2 Kd8 44.Ra7 Kc8 45.Ke3 Re6+ 46.Kf4 Re1 47.Rxa6 Kb7 48.Ra2 Kb6 49.Rc2 c5 50.Bxf5 c4 51.Bg6 Kc6 52.Bxh5 Nc8 53.Bg6 Kd6 54.h5 Ne7 55.Be4 Rh1 56.g4 Ke6 57.Kg5 1-0.

*****

Kamis, 28 Februari 2008

Berakhirnya Era Dominasi Catur Rusia

Ketika berpikir tentang catur, orang biasanya selalu berpikir tentang Rusia. Tetapi pecatur top dunia kini sudah menyebar rata: juara dunia catur sekarang berasal dari India dan juara catur dunia yunior berasal dari Mesir. Mulai tahun 1991 pula, para guru dan pecatur Rusia mulai menyebar ke seluruh pelosok dunia, tak lagi menghiraukan bagaimana dan di mana permainan catur berlangsung.

Kecuali selama tiga tahun, antara tahun 1948-2000 pecatur Rusia selalu mendominasi gelar di Kejuaraan Dunia Catur. Pengecualian hanya terjadi pada tahun 1972 ketika pecatur Amerika Serikat (AS), Bobby Fischer –yang meninggal bulan lalu di Islandia pada usia 64 tahun— merampas gelar juara dunia dari Boris Spassky.

Saat kemenangan itu dirayakan sebagai sebuah era perubahan dominasi budaya Perang dingin, Fischer terus berada di puncak, sampai ia menolak mempertahankan gelarnya tahun 1975. Maka setelah tiga tahun gelar juara dunia kembali ke pecatur Rusia, Anatoly Karpov. Dominasi itu terus berlangsung hingga akhir abad 20.

Kemenangan panjang dan berturut-turut itu barangkali tak terlalu mengherankan. Bagi negara Uni Sovyet, catur adalah politik.

“Uni Sovyet memang bertujuan mendominasi catur dunia,” kata sejarawan plus guru catur yang tinggal di New York, Christopher Maksymowicz. “Tekad itu diumumkan sejak masa Joseph Stalin. Alasannya, hal itu merupakan wujud superioritas Uni Sovyet atas Barat, atas sistem kapitalisme.”

Tak mengherankan bila akademi-akademi catur kemudian tumbuh subur di Uni Sovyet, sehingga ada jaminan pada usia muda seorang pecatur sudah menjadi pemain andal. Sumber daya negara Uni Sovyet dimobilisasi besar-besaran guna mendukung juara dunia catur seperti Mikhail Botvinnik, Tigran Petrosian, dan Garry Kasparov. “Jika anda seorang pecatur handal, anda tak perlu hidup seperti rakyat biasa,” kata Maksymowicz.

Namun, berakhirnya era Perang Dingin berdampak juga pada dominasi catur yang disponsori negara Uni Sovyet. Sejak tahun 1990an, cucuran dana subsidi ke akademi catur mulai distop, akademi catur juga banyak yang ditutup.

“Perubahan politik di Rusia memiliki dampak begitu luas pada permainan catur. Banyak pecatur berbakat dan ahli catur kemudian memutuskan pindah ke seluruh pelosok dunia pada tahun-tahun itu,” kata Bill Hall, Direktur Federasi Catur AS. “Mereka memang tak bermaksud jadi terkenal di negara macam Afrika dan India. Tapi inilah saat yang tepat untuk bermain dan belajar bersama mereka. “

Diaspora pecatur itu kemudian memiliki dampak pada dominasi catur Rusia di tingkat dunia.

Juara dunia catur sekarang misalnya, Viswanathan Anand, adalah seorang penduduk asli India. Ia berhasil mengalahkan juara sebelumnya Alexander Khalifman pada tahun 2000. Namun tak lama kemudian gelar itu copot lagi. Anand baru erhasil meraih gelar yang dulu ia rebut itu pada 2007 saat ia berhasil mengalahkan Vladimir Kramnik. Pecatur India lainnya, Krishnan Sasikiran, sekarang tercatat di posisi ke-39 dalam daftar peringkat Federasi Catur Dunia (FIDE).

“Bagi standar pecatur non-Rusia, India sudah sangat bagus,” kata Anand seperti dikutip Financial Times edisi Januari.

Oleh karenanya, India memang harus berterimakasih pada Anand. Berkat Anand India sekarang memiliki kesempatan di catur dunia. Arvind Aaron dari Federasi Catur Seluruh India mengungkapkan saat Anand berhasil menyabet juara dunia pertamanya bulan Desember 2000 di Teheran Iran, catur “tidak masuk hitungan” sebagai rencana pengembangan olahraga di India.

“Pada musim panas 2001, akademi catur mulai bermunculan. Turnamen bagi pecatur muda juga digelar. Semua ini mendapat sambutan luar biasa dari seluruh India,” kata Aaron. “Ini berkat kemenangan Anand.”

Dominasi Rusia juga terputus di tingkat yunior. Pada tahun 2007, pecatur Mesir berusia 19 tahun, Ahmed Adly, menjadi warga Afrika pertama yang memenangkan gelar Juara Dunia Catur Yunior.

“Catur tidak populer di Mesir. Tugas utama saya sebagai juara dunia adalah menolong bangsa saya memahami keindahan catur,” kata Adly ke ChessBase News. “Impian saya sekarang adalah memopulerkan catur di Mesir.”

Beberapa tahun terakhir, China juga menghasilkan beberapa pecatur muda berbakat. Ang Yue, pemain paling top di China sekarang, memperoleh gelar Grandmaster (GM) saat usia 17 tahun. Sekarang pada usia 21 tahun, ia menempati peringkat 25 FIDE.

Pecatur muda China lainnya Wang Hao (19) kini juga tengah menapak. Ia sudah memperoleh gelar master internasional (MI), satu langkah menuju gelar GM. Hao kini tercatat di peringkat tiga pecatur yunior dunia.

Sama seperti halnya Sovyet, China kini mengadopsi pendekatan politik untuk mengembangkan bakat-bakat pecatur. Tak heran bila China kini keranjingan menjadi sponsor turnamen catur, termasuk mendatangkan grandmaster Rusia serta menyediakan hadiah uang cukup besar. Ini dilakukan China sebagai jalan pintas agar pecatur-pecatur belianya mendapat pengalaman di tingkat internasional.

Pendeknya, kekuatan catur dunia kini sudah mulai tersebar. Namun demikian Rusia masih menjadi acuan, jika tak mau dibilang masih sebagai pusat catur dunia.

Buktinya, delapan orang dari 10 pecatur top dunia menurut rangking FIDE masih datang dari bekas negara Uni Sovyet. Mayoritas peringkat 100 pecatur dunia juga masih didominasi nama-nama Rusia, meski kini tak lagi otomatis mereka berwarganegara Rusia.

Gata Kamsky, pemain catur top Amerika Serikat (AS), misalnya, adalah penduduk asli Siberia, Rusia. Grandmaster Spanyol Alexei Shirov, peringkat ke-7 dunia, lahir di Latvia, bekas wilayah Uni Sovyet.

“Maka, jangan kita lupakan bahwa Rusia masih mendominasi catur,” kata Aaron.

Migrasi pemain top Rusia selama tahun 1990 hingga awal 2000, secara tak sengaja turut mendorong perangkat yang memberi sumbangan bagi peta baru persaingan catur dunia: penggunaan perangkat lunak catur di komputer-komputer pribadi.

“Mesin catur” dengan nama seperti Fritz dan Rybka membuat para pengguna komputer pribadi belajar cepat tentang pembukaan, menganalisa kompleksitas posisi bidak, dan melatih pilihan strategi dalam catur cepat. Namun demikian, dampak positif dari program ini tak akan terasakan langsung tanpa diaspora atau penyebaran pecatur Rusia baru ke berbagai pojok dunia.

“Data komputer memiliki pengaruh besar. Anda sekarang bisa belajar tentang pembukaan baru dan mengalisa permainan. Program komputer ini dapat mengurangi kesalahan yang Anda buat,” kata Hall. “Teknologi ini bisa digunakan oleh siapa saja. Tergantung pada tingkat permainan yang Anda inginkan.”

“Inilah sebabnya mengapa sekarang bisa lahir seorang pecatur grandmaster dalam usia 12 tahun. Bobby Fischer sendiri baru mencapai gelar itu pada umur 15,” kata Maksymowicz. “Program Fritz untuk catur sama seperti halnya NASCAR bagi pengemar balapan.”

Agaknya, cepat atau lambat, ketika dunia berpikir tentang catur, mereka juga akan berpikir tentang India atau China sebelum berpikir tentang Rusia. Dan, barangkali mereka juga akan memikirkan Fritz... (AT/SM)

****

Kamis, 21 Februari 2008

Manusia Catur

Fischer menjadi detonator bagi ide-ide baru di dunia catur. Seorang revolusioner yang revolusinya sampai sekarang masih berlangsung.

Oleh: Garry Kasparov,
Majalah Time edisi 26 Januari 2008

Sulit dilukiskan secara pasti reaksi saya saat pertama kali mendengar nama Bobby Fischer. Namun namanya sudah saya dengar saat saya masih kecil. Ketika dia mengalahkan Boris Spassky dan merebut gelar juara dunia tahun 1972, saya masih seorang pecatur ingusan berumur 9 tahun di daerah asal saya, Baku, Uni Sovyet.

Saya memang mengikuti pertandingan yang berlangsung. Koran-koran mewartakan secara besar-besaran pertandingan itu, meski belakangan semua pembaca sadar juara dunia Sovyet akhirnya kalah. Buku Fischer berjudul ”My 60 Memorable Games” adalah salah satu buku catur pertama saya. Buku ini sendiri diterjemahkan dalam bahasa Rusia tanpa mengindahkan hak penulis akan royalti.

Pada tahun 1970-an, pelatih saya, Alexander Nikitin, membuat alur untuk menyusuri kemajuan catur saya ssmbil membuat sejumlah target yang harus saya capai. Elo rating di atas 2.500 adalah gelar grand master, elo rating 2.600 berarti saya masuk 10 besar dunia, sedangkan elo 2.700 artinya saya akan masuk ke lingkaran juara dunia. Dan di puncak itu semua adalah Bobby Fischer, dengan elo rating tertinggi 2.785.

Saya kemudian menjadi juara dunia pada tahun 1985. Tetapi visi Nikitin benar. Saya harus bekerja keras. Saya sendiri harus bermain selama empat tahun penuh untuk melewati elo rating yang dibuat Fischer.

Sikap Fischer di papan catur atau di luar permainan menunjukkan ia praktis tak memiliki lawan yang setara kuatnya.

Sebelum Fischer, tak seorang pun pecatur siap bermain mati-matian untuk setiap partai. Sebelumnya tak ada seorang pun yang mau menghabiskan waktunya di dekat jarum jam catur untuk mendorong catur ke sebuah tingkat yang sama sekali baru.

Namun Fischer melakukannya. Fischer menjadi detonator bagi ide-ide baru di dunia catur. Seorang revolusioner yang revolusinya sampai sekarang masih berlangsung.

Pada masa kejayaan Fischer, setiap turnamen ia menangkan semua. Di Pusat Klub Catur Moscow, para pemain catur top Rusia memerlukan berkumpul untuk menganalisa strategi Fischer saat mengalahkan pecatur top Rusia, Mark Taimanov.

Seseorang grand master memperkirakan semestinya Taimanov menang karena ia memiliki kekuatan di pergerakan ratu. Namun David Bronstein, seorang penantang juara dunia tahun 1951, membantahnya: “Ah, kita tidak tahu persis apa yang akan Fischer lakukan.”

Tak lama kemudian, lembaga olahraga Sovyet memanggil Taimanov dan para master catur lain untuk mendiskusikan ketidakmampuan Taimanov mengalahkan pecatur Amerika. Bagaimana ia bisa gagal? Apakah ia tak tahu dia seorang pecatur yang dipilih mewakili negara? Boris Spassky akhirnya angkat bicara: “Saat kita semua kalah dari Fischer, apakah kita juga akan menginterogasi Fischer kenapa dia bisa terus-menerus menang?”

Setelah Perang Dunia ke-II, Amerika tidak memiliki tradisi catur yang kuat. Di sana tradisi catur amat lemah, terbatas pada beberapa sekolah yang mendidik bakat-bakat muda. Sehingga bagi seorang pecatur Amerika, untuk mencapai level kejuaraan dunia di tahun 1950-an menunjukkan sebuah dedikasi pribadi yang luar biasa.

Kebangkitan Fischer mengatasi mesin catur Sovyet, yang berpuncak pada kemenangan Fischer atas Spassky di Reykjavic, Iceland, tahun 1972, tentunya membutuhkan upaya luar biasa besar.

Fischer sendiri memutuskan melepas gelar juara dunia caturnya tahun 1975. Pengunduran dirinya di masa lalu itu telah mempermalukan Uni Sovyet, yang saat itu diwakili oleh sosok Anatoly Karpov.

Akibat tindakan itu, Fischer mengalami isolasi dan kemurkaan. Fischer tak pernah bermain lagi hingga tahun 1992 saat mengalahkan kembali Spassky dalam pertandingan ulang yang diadakan secara rahasia. Setelah itu ia makin jarang bermain di depan publik.

Seperti telah mendapat restu dewa catur di pegunungan Olympus, ia tak lagi menemukan sebuah tujuan baru untuk melampiaskan kekuatan dan gairahnya pada catur.

Saya sering ditanya apakah saya pernah mendapat kesempatan bermain dengan Bobby Fischer. Jawabannya adalah tidak. Saya memang tidak pernah mendapat kesempatan itu.

Namun, meski ia kerap memandang saya sebagai bagian dari komplotan iblis kemapanan catur (FIDE) yang telah merampok gelarnya dan mencurangi dia, saya harus meminta maaf karena tak pernah punya kesempatan untuk menyampaikan ucapan terimakasih atas sumbangan pribadinya bagi olahraga catur.

Belakangan ini, banyak penulis mempersoalkan melenyapnya Fischer dan mentalnya yang labil. Beberapa menyalahkan dia atas keputusan menolak mempertahankan gelar juara dunianya, dengan menyebutnya sebagai sebuah tindakan blunder yang bodoh. Penekanan terlalu kuat terhadap orang yang pernah berada di puncak, selalu mengundang resiko.

Saya sendiri lebih suka mengenang sumbangan dan pencapaian globalnya ketimbang menelisik tragedi kehidupan pribadinya. Adalah sebuah keadilan bahwa Fischer menghabiskan hari-hari terakhir kehidupannya di Iceland, tempat bersejarah yang membuatnya menjadi pecatur terbesar dunia. Di sana ia akan selalu mengenang dan mencintai jalan terbaik yang pernah ia pilih: menjadi seorang pemain catur...

Gary Kasparov, penulis buku “How Life Imitates Chess,” peringkat pertama catur sejak tahun 1985 sampai mengundurkan diri tahun 2005.

Minggu, 17 Februari 2008

Asal-usul Catur

Permainan catur menurut Wikipedia pertama kali ditemukan di masyarakat Persia dan Arab. Kata ’catur’ itu sendiri berasal dari kata ’chaturanga,’ yang dalam bahasa Sanskrit berarti 'empat divisi ketentaraan.'

Catur kemudian menyebar ke seluruh dunia dengan pelbagai varian permainan sampai kemudian kita kenal seperti sekarang.

Permainan ini awalnya menyebar sampai ke Timur Jauh dan India dan menjadi salah satu pelajaran di keluarga kerajaan dan ningrat Persia. Pemuka agama Budha, pedagang yang lalu-lalang di Jalan Sutra mulai memperkenalkan papan catur untuk permainan ini.

Chaturanga masuk ke Eropa melalui Kejaraan Byzantine Persia, dan menyebar ke Kekaisaran Arab. Pemeluk agama Islam kemudian membawa catur ke Afrika Utara, Sisilia, dan Spanyol pada abad ke-10.

Permainan ini kemudian menjadi populer di Eropa. Dan, pada akhir abad 15, permainan ini lolos dari daftar permainan yang dilarang Gereja. Pada abad modern mulai lahir buku-buku referensi catur, kemudian penggunaan jam catur, serta sejumlah aturan permainan dan pemain-pemain hebat.

India
Asal-usul catur modern semula dikenal dengan nama Charuranga, yang berkembang di India pada abad ke-6. Sejak awal permainan ini sudah memperkenalkan dua pihak yang bermain, perbedaan buah catur dengan kekuataan yang berbeda, dan kemenangan tergantung pada buah terakhir, atau dalam catur modern ditandai dengan tumbangnya sang raja. Dalam catur kuno, papan catur memiliki 100 kotak atau malah lebih.

Pada awal abad 19, sebuah pendapat disampaikan Kapten Hiram Cox dan Duncan Forbes bahwa dulu catur dimainkan 4 orang sekaligus, termasuk empat pemain dalam chaturanga.

Dalam terminologi sanskrit, ”Chaturanga” berarti ”memiliki empat bagian” dan dalam puisi epos kepahlawanan kata itu juga berarti ”tentara." Nama itu sendiri bersumber dari sebuah formasi pertempuran dalam epos Mahabrata yang terkenal di India. Chaturanga adalah sebuah simulasi permainan perang guna memperlihatkan kekuatan strategi militer India saat itu.

Ashtāpada, kotak 8 x 8 di sebuah papan merupakan tempat bermain Charuranga. Papan lain yang dikenal di India adalah Dasapada 10 x 10 dan Saturankam 9 x 9.

Ilmuwan Arab Abu al-Hasan 'Alī al-Mas'ūdī memberi rincian tentang penggunaan catur yakni sebagai sebuah alat strategi militer, matematik, perjudian dan terkadang dihubungkan dengan ramalan nasib di India dan tempat lainnya. Catatan Mas'ūdī juga menunjukkan Ivory di India merupakan daerah produsen alat permainan catur untuk pertama kali, menyebarkan serta memperkenalkan permainan ini dari Persia ke India semasa Kerajaan Nushirwan.

Kemudian terjadi evolusi pada permainan chaturanga yang dikenal dengan nama Shatranj (chatrang), yakni sebuah permainan dua orang pemain yang kekalahan dan kemenangan ditentukan melalui pembersihan terhadap semua bidak lawan (kecuali raja) atau melalui penaklukan terhadap raja lawan. Posisi pion dan kuda tidak berubah, tapi bidak lain mengalami perubahan bentuk.

Timur Tengah
Karnamak-i Ardeshir-i Papakan, seorang pendiri Kekaisaran Sassanid Persian di Irak memperkenalkan permainan chatrang sebagai salah satu cara agar rakyat mengenangnya sebagai seorang pahlawan legendaris. Catatan tertua tentang permainan ini dibuat pada abad ke-10 yakni notasi permainan antara seorang sejarawan Baghdad dan muridnya.

Pada abad ke-11, Ferdowsi menuturkan seorang Raja datang dari India untuk melakukan pertandingan di papan catur. Kisah ini diterjemahkan dalam Bahasa Inggris berdasar manuskrip British Museum.

Suatu hari seorang duta besar Raja Hindu datang ke persidangan Persia di Chosroes, dan setelah berbasa-basi, duta besar itu mempersembahkan sebuah papan catur yang terbuat dari kayu eboni dan gading.

Ia lalu melontarkan tantangan: “Oh raja yang besar, temukanlah orang-orang terpandai dan terbijak untuk memecahkan misteri permainan ini. Jika mereka berhasil sesembahan kami Raja Hindu akan memberikannya gelar. Namun jika ia gagal hal itu membuktikan tingkat kepandaian penduduk Persia lebih rendah dan kami akan meminta petunjuk dari Iran.”

Utusan itu kemudian menunjukkan papan catur yang ia bawa. Sehari kemudian, setelah berpikir keras, Buzurjmihir, berhasil memecahkan misteri itu dan kemudian mendapat gelar seperti yang dijanjikan.

Eropa
Variasi charunga masuk ke Eropa melalui Persia, seiring penyebaran pengaruh Kerajaan Byzantine dan perluasan Kekaisaran Arab. Catur masuk ke Eropa Selatan pada akhir milenium pertama.

Terkadang catur juga dibawa oleh pasukan yang menduduki tanah jajahan baru, seperti saat Normandia memasuki wilayah Inggris. Catur semula kurang populer di Eropa Utara –yang tak terbiasa berpikir abstrak— namun perlahan-lahan menjadi populer saat bidak figuratif dikenalkan.

Nilai sosial menjadi kelebihan permainan ini –pada masa lalu permainan ini dikaitkan dengan kehormatan dan kebudayaan tinggi— sehingga beberapa papan catur dibuat dari bahan istimewa dan berharga mahal. Popularitas catur melemah di masyarakat Barat antara abad 12 sampai 15 M. Saat itu buku catur biasanya ditulis dalam bahasa Latin.

Pada perkembangannya catur kemudian dihubungkan dengan gaya hidup ksatria Eropa. Peter Alfonsi dalam bukunya Disciplina Clericalis, memasukkan catur ke dalam tujuh keahlian yang harus dimiliki seorang ksatria.

Simbol-simbol perwira dan ketentaraan mulai masuk dalam catur. Raja Henry I, Raja Henry II dan Raja Richard I dari Inggris merupakan patron catur masa itu. Kerajaan lain yang menaruh perhatian serius pada permainan ini adalah Raja Alfonso X Spanyol dan Raja Ivan IV dari Rusia.

Saat gereja mengeluarkan larangan terhadap berbagai permainan di masyarakat, catur lolos dari daftar hitam. Santo Peter Damian mengumumkan permainan ini menjauhkan dampak buruk bagi masyarakat. Bishop Florence itu membela permainan ini karena melibatkan keahlian serta “tidak seperti permainan lainnya.”

Pada abad ke 12, buah catur mulai tetap, menjadi raja (king), ratu (queen), gajah/patih (bishops), kuda (knights) dan benteng (rooks). Bidak/pion (pawn) mulai dihubungkan dengan pasukan infantri.

Perbandingan terminologi catur menurut Sanskrit, Arabic, Latin dan English
Sanskrit Arabic Latin English

Raja (King) Shah Rex King
Mantri (Minister) Firz Regina Queen
Gajah (war elephant) Al-Phil Episcopus Bishop/Count/Councillor
Ashva (horse) Fars Miles/Eques Knight
Ratha (chariot) Rukh Rochus Rook
Padati Baidaq Pedes Pawn

Pada abad pertengahan, permainan ini berjalan lama, bahkan ada permainan yang baru selesai setelah diadakan berhari-hari lamanya. Peraturan tentang pembatasan waktu baru mulai diperkenalkan tahun 1.300. Aturan pion/bidak boleh melangkah dua bidak saat pertama kali melangkah juga diperkenalkan.

Pada tahun 1.475 terjadi evolusi permainan catur. Mulai diperkenalkan konsep langkah Ratu –buah yang paling kuat—serta mulai diperkenalkan konsep promosi pion yang bisa berubah menjadi ratu. Gajah perang dalam chatunga juga berubah istilah menjadi bishop. Dengan demikian skak mat menjadi lebih mudah di permainan ini dan mengurangi secara drastis langkah-langkah yang diperlukan.

Seorang pemain Italia, Gioacchino Greco, tercatat sebagai pecatur profesional pertama dalam sejarah permainan ini. Ia menulis buku catur dan menampilkan beberapa komposisi permainan serta analisis catur. Karya ini membuat catur menjadi permainan populer serta mulai menunjukkan teori, taktik dan strategi permainan ini.

Karya pertama yang memuat berbagai variasi dan kombinasi kemenangan ditulis oleh François-André Danican Philidor dari Prancis. Ia menunjukan permainan catur terbaik selama 50 tahun terakhir dan buku itu dipublikasi pada abad 18. Bukunya berjudul L'Analyze des échecs (Analisa Catur), sebuah buku berpengaruh hingga dicetak ulang sampai 100 kali.

Era Modern
Kompetisi catur mulai digelar tahun 1.834 dan tahun 1.851 Turnamen Catur London mulai mengenalkan pembatasan waktu bagi setiap pemain.

Dalam catatan pertandingan seorang pemain terkandang menghabiskan waktu hingga berjam-jam untuk menganalisa satu langkah. Tapi di turnamen catur London seorang pecatur hanya diperbolehkan menghabiskan waktu 2 jam 20 menit untuk mengambil satu langkah.

Pada perkembangannya, mulai diperkenalkan catur cepat: catur 5 menit. Namun yang populer adalah aturan dua jam bagi setiap pecatur untuk melangkah sebanyak 30 kali. Pada varian akhir, seorang pemain yang gagal memenuhi kewajiban itu akan mendapat penalti.

Di tahun 1.861 turnamen catur dengan pembatasan waktu mulai dimainkan di Bristol, Inggris. Alat waktu yang digunakan adalah jam pasir.

Jam catur modern dengan dua tombol lalu ditemukan untuk memudahkan permainan ini. Seorang pemain bisa menghentikan jarum jamnya saat ia selesai melangkah. Jam catur yang dilengkapi tanda –bendera jatuh-- bagi pemain yang melampaui batas waktu sudah mulai dikenal pada akhir abad 19.
***